Menilik Kelebihan Yang Dipunyai Institut Teknologi Bandung

Menilik Kelebihan Yang Dipunyai Institut Teknologi Bandung

Menilik Kelebihan Yang Dipunyai Institut Teknologi Bandung

Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi hampir semua pelajar di Indonesia, terutama yang ingin melanjutkan pendidikan pada bidang teknik/sains. Bagaimana tidak, kampus ini merupakan lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1920 dengan nama De Technische Hoogeschool te Bandung. Institut Teknologi dan Informasi Bandung telah lebih dari 50 tahun berkontribusi dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di Indonesia. Dan banyak banget lho tokoh-tokoh besar negeri ini yang merupakan alumni dari kampus ini!

Yang pertama adalah Ir. Soekarno, yang merupakan presiden pertama Indonesia. Selain itu, kalian juga pasti mengenal sosok Bapak Teknologi yang namanya sudah melambung di bidang aviasi, bahkan hingga tingkat internasional, yaitu B.J. Habibie. Ada juga nih tokoh muda berprestasi yang juga merupakan alumni dari ITB, yaitu Achmad Zaky. Beliau adalah founder dan mantan CEO dari salah satu platform E-commerce terbesar di Indonesia, yaitu BukaLapak.

Profil Singakat ITB

Institut Teknologi dan Informasi Bandung merupakah salah satu universitas dengan peringkat tinggi di Indonesia. ITB berlokasi di kota Bandung. Kampus utama berada di Jl. Ganeca no.10 yang memiliki nama lain sebagai G-off atau kampus Ganesa. Dua lainnya berada di daerah Jatinangor dan juga di Cirebon. Kampus utama ITB saat ini merupakan salah satu kampus teknik tertua di Indonesia, sekaligus lembaga pendidikan tinggi pertama di Hindia Belanda. ITB memiliki beberapa program studi khusus untuk program Sarjana, Magister dan Doktor. Ada juga sekolah yang memiliki beberapa bidang ilmu yang berdekatan. Seperti Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) yang memiliki 6 program studi lingkup keelektronikan dan lingkup ilmu komputer. Meski memiliki berbagai macam program studi nama “sekolah” tidak diubah menjadi “fakultas” meskipun memiliki kesetaraan yang sama.

Baca juga : Biaya Kuliah Di Universitas Mercu Buana

Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan & Kebudayaan, Riset & Teknologi, telah mencanangkan kebijakan yang dikenal sebagai ‘Merdeka Belajar – Kampus Merdeka’, atau MBKM. Kebijakan ini menekan pentingnya ‘perluasan kebebasan’ bagi mahasiswa, selama menempuh proses pembelajaran di kampus. Perluasan kebebasan ini mencakup: i) perluasan pembelajaran dengan cara mengambil sejumlah mata kuliah di luar bidang studi utama; dan ii) perluasaan interaksi dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar kampus.

Dengan adanya perluasan kebebasan tersebut di atas, diharapkan kompetensi akademik yang Saudara capai di kampus akan semakin relevan dengan permasalahan dan tantangan di ‘dunia nyata’. Dan dengan demikian, ketika telah menyelesaikan studi kelak, Saudara akan memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi di berbagai bidang pekerjaan yang menjadi pilihan Saudara.

Dalam Suplemen dari Rencana Induk Pengembangan (RENIP) ITB 2025, digariskan bahwa tujuan dari pengembangan ITB adalah, antara lain: i) Terwujudnya ITB sebagai a Globally Respected and Locally Relevant University dengan pemanfaataan dan dampak karya inovasinya yang semakin luas di tingkat internasional; ii) Terwujudnya sistem tata kelola pendidikan tinggi PTN-BH yang baik dalam bentuk sistem multikampus yang terintegrasi.

Jadi, dari waktu-ke-waktu diharapkan ITB berperan semakin aktif dan berpengaruh di kancah internasional melalui berbagai karya keilmuan dan inovasinya, serta memiliki relevansi yang semakin kuat dengan kemajuan bangsa Indonesia baik pada skala nasional maupun lokal. Dan berkaitan dengan tujuan ini, ITB perlu senantiasa menjalankan prinsip tata kelola PTN-BH yang baik (good university governance) dengan sistem perencanaan ITB secara terpadu, yang dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Penguatan kapasitas institusi multikampus diarahkan untuk memperluas konstibusi ITB berbasiskan potensi kewilayahan.